Laporan Publik INFID 2018



KATA PENGANTAR

Pada 2018 ini, INFID menjalani kiprahnya yang ke-33 tahun di Indonesia. Dengan usia kelembagaan yang makin matang, patut disyukuri, peran serta jangkauan program yang dilaksanakan INFID senantiasa konsisten. INFID terus memfokuskan kerjanya di sektor pembangunan serta demokrasi di Indonesia.

Kemampuan para pengurus INFID untuk bisa melaksanakan seluruh rencana kerjanya tidak lepas dari rahmat yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa. Hasil kerja keras yang dilakukan rekan-rekan di INFID ini tersaji dalam Laporan Publik yang saat ini sudah berada di tangan sidang pembaca.

Laporan Publik 2018 ini merupakan tradisi penting yang harus dilaksanakan. Dari sisi esensinya, Laporan Publik yang tersaji ini merupakan bentuk pertanggungjawaban kami selaku pelaksana mandat agar selalu taat pada prosedur serta tata kelola organisasi yang profesional. Melalui Laporan Publik ini pula, sidang pembaca bisa menelaah peran yang telah dijalankan INFID melalui serangkaian program-programnya.

Sepanjang 2018 ini INFID berfokus pada tiga ranah program yakni Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, Penurunan Ketimpangan, serta HAM dan Demokrasi Di bawah HAM dan Demokrasi sendiri terdapat tiga subprogram, yaitu Preventing Violent Extremism yang merupakan program baru yang dilaksanakan INFID sebagai bentuk respon atas meningkatnya pemikiran serta gerakan ekstremisme yang melanda sejumlah negara termasuk Indonesia; Kota Ramah HAM (Human Rights City) serta Bisnis dan HAM.

Melalui pengantar singkat ini, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh staf di Sekretariat INFID yang berkat kerja kerasnya bisa menjalankan semua program dan rencana kerja. Terima kasih juga kami sampaikan kepada seluruh anggota dan Dewan Pengurus INFID yang telah memberikan arahan dan dukungan penuh kepada kami di Sekretariat, sehingga semua program bisa terlaksana dengan baik.

INFID menyadari, selama kurun 2018 lalu masih ada sejumlah kekurangan dalam hal pelaksanaan program. Namun, kami yakin bahwa apa yang telah kami lakukan tersebut turut memberi kontribusi bagi proses pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan, penegakan HAM dan demokrasi, serta tujuan umum pembangunan sebagaimana termaktub dalam UUD 1945. Untuk itulah, INFID membuka ruang masukan dari Anda semua untuk perbaikan kinerja INFID ke depan. Selamat membaca.

Sugeng Bahagijo

Direktur Eksekutif

INFID (International NGO Forum on Indonesian Development)