Laporan Publik 2014



KATA PENGANTAR

Tahun 2014 adalah tahun politik, tahun yang ditandai dengan pergantian kepemimpinan politik nasional yang mengusung berbagai isu dan masalah yang belum diselesaikan oleh pemerintah terdahulu. Perdebatan mengenai isu dan masalah pembangunan, hak asasi manusia, tata kelola pemerintahan dan aktor-aktor yang diharapkan menjadi nahkoda terus mengemuka di ruang publik selama 2014.

Perdebatan dan diskusi tersebut merupakan perkembangan yang sehat bagi demokasi Indonesia. Di sanalah warga negara di beragam latar belakang aktif memberikan kontribusi – pemikiran dan tindakan – agar Indonesia segera keluar dari berbagai himpitan masalah. Demokrasi tidak lagi didominasi oleh elit politik, aktivis ataupun organisasi masyarakat sipil, demokrasi dan dinamikanya sudah menjadi milik semua Warga Negara.

Bagi INFID, tahun 2014 adalah tahun konsolidasi dan pemantapan posisi dan peran lembaga. Pada tahun 2014, INFID telah mengadakan Konferensi dan Sidang Umum Anggota, yang menghadirkan semua anggota. Pada dirinya kegiatan ini cukup bersejarah, setelah terhenti selama 6 tahun. Pemantapan posisi dan peran INFID diwujudkan melalui sebagai kerja-kerja advokasi kebijakan dan kampanye di berbagai ruang sosial dan politik melalui 3 program utama lembaga yaitu : Ketimpangan, Agenda Pembangunan Post2015 dan Hak Asasi Manusia dan Demokrasi.

Selama 2014, telah banyak kegiatan dan produk advokasi dihasilkan oleh INFID. Selain Konferensi dan Sidang Umum Anggota, INFID juga berhasil menciptakan “tradisi baru” dengan kegiatan Konferensi Human Rights Cities, yang didukung oleh 1 orang gubernur dan 6 Bupati/Walikota dalam konferensi Human Rights Cities. Kegiatan penting lainnya adalah Side Event Post2015 di New York bekerjasama dengan UKP4, KUKPRI dan OSF. Selain konferensi, Riset juga dilakukan INFID seperti Riset Indeks Barometer Sosial, Riset Partai Politik dan Ketimpangan, Akses Layanan Kesehatan di 6 negara serta Riset Perlindungan HAM yang lebih kuat di ASEAN.

Melalui laporan ini, INFID juga menyajikan berbagai kegiatan untuk penataan dan penguatan kelembagaan yang diakukan melalui rekruitmen, perbaikan manajemen keuangan maupun penguatan kapasitas personel INFID melalui pelatihan-pelatihan tematik.

Pada akhirnya, Laporan Publik 2014 yang anda pegang ini adalah upaya pertanggungjawaban INFID kepada Publik. Sebuah laporan yang mencatat berbagai kegiatan, produk maupun pendanaan dan sumber pendanaanya. Semoga Laporan ini bermanfaat bagi proses advokasi dan proses pembelajaran kita semua.

Sugeng Bahagijo

Direktur Eksekutif